Cinta merupakan satu-satunya cara manusia memahami manusia lain sampai pada pribadinya yang paling dalam. Tidak ada orang yang bisa sepenuhnya menyadari hakikat dan esensi manusia lain tanpa mencintai orang tersebut. Melalui cinta, dia bisa melihat karakter, kelebihan dan kekurangan orang yang dia cintai; dan bahkan, dia bisa melihat potensi orang tersebut, yang belum dan masih harus diwujudkan. Selain itu, dengan cinta, orang yang mencintai bisa membantu orang yang dia cintai untuk mewujudkan semua potensi tersebut. Dengan membuat orang yang dia cintai menyadari apa yang bisa dan seharusnya dia lakukan, dia bisa membantunya untuk mewujudkan semua potensi tersebut. Di dalam perspektif logoterapi, cinta tidak ditafsirkan sebagai sekedar fenomena tempelan akibat dorongan seksual dan naluri dalam kaitannya dengan sesuatu yang lazim di pelatihan hipnoterapi
0 komentar:
Posting Komentar